Anda mungkinpernah mendengaristilahitu? Website dan Blog kemungkinan sudah akrab di telinga kita, namun CMS sepertinya belum terlalu familiar, hanya menduga. Sebenarnya agak sulit membedakan ketiganya, karena semua berhubungan dengan dunia maya dan pembedaan ketiganya sering terbantahkan dengan berlalunya waktu.
Website
Kalau membicarakan website, biasanya kita dihadapkan dengan permasalahan bagaimana mendesain halaman-halaman website dengan menggunakan bahasa pemrograman web seperti HTML, PHP, ASP, XML, dll. Biasanya menggunakan bantuan software seperti dreamweaver atau frontpage.
Halaman-halaman tersebut selanjutnya kita simpan dalam sebuah webserver (hosting) termasuk file-file atau dokumen-dokumen yang digunakan sebagai sumber membangun halaman-halaman tersebut, misalnya gambar. Selanjutnya kita juga perlu mendapatkan sebuah alamat website (domain).
Untuk mengelolanya, kita harus berhubungan langsung dengan halaman-halaman yang sudah kita simpan tadi. Maksudnya seperti ini, misalkan kita ingin menambah kalimat pada halaman yang sudah kita simpan, maka kita perlu masuk ke dalam hosting kita kemudian melakukan perubahan pada halaman tersebut.
website berbasis database sehingga memungkinkan pengelolaannya semakin mudah, misalnya sudah memakai halaman administrator. Selain itu, penggunaan database membuat website semakin canggih, misalnya bisa digunakan untuk jual beli di internet, dll. Sumber database itu sendiri adalah milik kita sebagai webdeveloper.
Website yang yang kita bangun sendiri bisa merupakan website yang independen, artinya tidak mempunyai keterikatan dengan website lain.
BLOG
Istilah blog berasal dari "Web Log" , tinggal kita hapus saja huruf "W" dan"e" maka andapun sudah memiliki blog.Pada dasarnya, sebuah blog merupakan website. Ya, blog merupakan website dengan beberapa keterbatasan.
Blog yang kita buat memang milik kita sendiri, namun sistemnya tidak seutuhnya milik kita, tetapi milik provider-nya sendiri. Artinya, kita masih punya keterkaitan sistem dengan provider-nya. Jika mereka merasa perlu menghapus blog Anda dari dunia internet, maka mereka bisa melakukannya kapanpun. Itulah sebabnya, jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum di dalam blog kita.
Blog tidak mengharuskan kita mendapatkan hosting dan domain sebagai tempat penyimpanan halaman-halaman web kita. Kita tinggal menulis atau menampilkan konten-konten pada blog yang telah kita buat, karena halaman-halaman blog itu telah tersimpan pada provider blog yang kita gunakan.
Blog yang kita bicarakan disini tentunya adalah Blog tradisional, artinya kita banyak dipaksa mengikuti aturan si empunya software tersebut. Misalnya artikel yang dipublish otomatis diurut berdasarkan tanggal terbaru dan begitu seterusnya.Blog tidak memungkinkan kita membuat sebuah sistem database tersendiri yang terkoneksi pada blog kita, karena sistem database blog kita dimiliki oleh provider-nya. Kita hanya bisa mengelolanya. Masak sih?
Namun tentunya Siempunya software tersebut juga tidak nyaman jika dikatakan tradisional, maka dikembangkanlah suatu modul, plugin, ekstensi atau apalah namanya sehingga software tersebut mampu keluar dari julukan si pembuat Blog Jadul.
Sebagai contoh Wordpress, software ini sangat terkenal dalam kancah perblogger-an, sejumlah besar pluggin sudah dibuatnya.
Kita tidak perlu mendesain halaman-halaman secara satu persatu baik itu dengan softaware seperti dreamweaver ataupun frontpage.Untuk mendapatkan sebuah blog, kita hanya perlu mendaftarkan diri pada provider blog yang akan kita gunakan, misalnya www.blogger.com maupun www.wordpress.com. Provider tersebutlah yang akan menyediakan tempat untuk membuat sebuah blog dengan beberapa langkah yang telah mereka siapkan.
CMS
CMS (Content Management System) menurut wikipedia, merupakan sebuah sistem content, yaitu perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen: aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA]) dan aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster.
Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
Berikut ini adalah Perangkat lunak CMS, yaitu Drupal, Joomla, Wordpress, Plone, VBulletin, Moodle dan lain-lain. Loh bukannya wordpress adalah software pembuatan Blog? Nah itulah yang saya maksud pembedaan akan berubah seiring berlalunya waktu. Sebuah Blog akan dikategorikan CMS jika software tersebut memenuhi kriteria sebuah CMS.
Saya hanya menduga-duga bahwa ketiganya nanti akan berujung pada suatu CMS