Lingkungan Pengendalian

Penegakan integritas dan nilai etika

Penegakan integritas dan nilai etika dilakukan dengan:

  1. menyusun dan menerapkan aturan perilaku;
  2. memberikan keteladanan pelaksanaan aturan perilaku pada setiap tingkat pimpinan Instansi Pemerintah;
    Read more...
Unsur Pengendalian Intern
Penilaian Risiko
  • Identifikasi Risiko atas 'Kebangkrutan Pemda'

    Banda Aceh, Kompas - Kebangkrutan anggaran di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebabkan tiga hal, yaitu terlalu gemuknya birokrasi, mismanajemen, dan tekanan politik lokal. Pada saat yang sama, daerah-daerah gagal meningkatkan pendapatan asli daerah untuk menutup kebutuhan anggarannya. Tak mengherankan, banyak daerah yang berutang kepada pihak ketiga karena keuangan mereka bangkrut. (Cetak.Kompas.com, 29 Maret 2011).

    Read more...
free web site traffic and promotion

Login Form

Google Search

Loading

Articles

Lintas sektor di Era GBHN

Masih ingatkah kita bagaimana pemerintah Zaman Orde Baru membuat perencanaan sektoral. Program dibuat dengan struktur sedemikian rupa, sehingga defnisi lintas sektoral dengan mudah dapat diketahui. Berikut aalah sekilas tentang perencanaan tersebut.

Struktur program
Pengertian struktur merujuk pada urutan atau tingkatan dan bagaimana merincinya dalam lingkup departemen (kementerian).

  • Bidang, merupakan fungsi  utama dari fungsi Negara. Dalam cabinet setara dengan kompartemen yang pejabatnya setara dengan Jabatan Menko.
  • Sektor, merupakan kumpulan output (rincian bidang). Dalam cabinet sekarang setara dengan kementerian.
  • Program, menghasilkan output terakhir bagi fungsi Negara, ini dilakukan  oleh masing-masing kementerian dan instansi. Kegiatan pemograman ini dirinci kedalam program induk, kategori program utama, program utama, program dan kegiatan/proyek.
  • Proyek (istilah ini sudah tidak dipakai lagi…supaya tidak ada lagi pejabat yang bermental proyek kali yee).

Uraian mengenai Bidang dan sektor  dalam GBHN  terdiri atas :

I. Bidang Ekonomi, dengan sektor-sektornya, yaitu:

  1. Pertanian,
  2. industri,
  3. pertambangan,
  4. energy,
  5. prasarana,
  6. pariwisata,
  7. perdagangan,
  8. koperasi,
  9. usaha swasta dan usaha GEL
  10. tenaga,
  11. transmigrasi,
  12. pembangunan daerah,
  13. sumber alam dan lingkungan hidup.


II. Bidang Agama dan Kepercayaan  terhadap Tuhan YME, Sosial budaya dengan sektor –sektornya, yaitu:

  1. Agama dan Kepercayaan  terhadap Tuhan YME,
  2. pendidikan,
  3. kebudayaan,
  4. ilmu pengetahuan,
  5. teknlogi dan penelitian, 
  6. kesehatan,
  7. keluarga berencana,
  8. kependudukan,
  9. perumahan,
  10. kesejahteraan social,
  11. generasi muda ,
  12. peranan wanita dalam pembangunan dan pembinaan bangsa.

III. Bidang Politik, Aparatur pemerintah, hukum, penerangan dan pers, hubungan luar negeri,  dengan sector-sektor sama dengan Bidang Agama.
 

IV.Bidang Hamkamnas (tidak ada perincian lebih lanjut)
 

Struktur program dalam lingkungan instansi/kementerian

Apabila dikaitkan dengan lingkungan nasional, dapat diberi contoh sebagai berikut:
 

Bidang : Agama dan Kepercayaan  terhadap Tuhan YME, social budaya
 

Program:  Pengembangan kemampuan perguruan tinggi serta pengembangan tata kehidupan kampus (dengan kepribadian Indonesia) terdiri atas:

Program utama:
Perbaikan keadaan perguruan tinggi. (ini merupakan kebulatan fungsi pokok), dirinci lebih lanjut kedalam kategori program utama (KPU).

1.1.1Kategori program Utama
pemantaban kegiatan pada masyarakat, Ini merupakan fungsi pokok, merupakan kerangka dasar bagi pertimbangan dan pemecahan masalah utama tujuan instansi.

1.1.1.1.    Program (P), salah satu programnya adalah:
peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Ini merupakan perincian PU yang akan menghasilkan output terakhir.

1.1.1.1.1.    Kegiatan/proyek (K)

misalnya dapat berupa kegiatan antara lain:
•    mengefektifkan poliklinik
•    mengefektifkan biro bantuan hokum
•    mengefektifkan lembaga psikologi
•    dan lain sebagainya.

ini merupakan realisasi kegiatan yang telah diprogramkan, dilakukan dalam bentuk proyek atau kegiatan.

Jadi struktur program dalam lingkungan kementerian/instansi terdiri atas program induk, kategori program utama, program dan proyek/kegiatan. Proyek untuk pembangunan dan kegiatan untuk rutin.

Pengertian lintas sektor dapat merujuk terhadap kegiatan-kegiatan dalam program lintas sektoral, misalnya kegiatan yang dilaksanakan terkait program sektor pendidikan dan sektor kebudayaan. Tp itu dulu..
 

 

 

Tanah di Jatisrono dengan Lokasi Strategis dijual tanpa perantara

 
Info nutrisi sehat via mobile phones

Penting bagi Anda dan keluarga tercinta

 

Browse this website in:
Kegiatan Pengendalian

Gambaru (bukan gambar unik)

Iseng-iseng searching gambaru..eh dapetnya gambar unik, bukan ini yang saya cari. Judul Artikel Japanesse Gambaru yang ditulis oleh © Joseph S. Spence, Sr., pada tanggal 16 agustus 2009 di ezinearticles.com ini kembali ramai dibicarakan orang pasca musibah gempa dan tsunami di Sendai Jepang, Jumat, 11 Maret 2011.

Read more...
Informasi dan komunikasi

Informasi

Pentingnya informasi barangkali tidak perlu diragukan lagi. Karena keinginan untuk menghasilkan informasi sesuai dengan yang diharapkan, instansi-instansi kini telah mengembangan sistem informasi. Kendala yang sering dijumpai biasanya terkait dengan after sales service yang tidak berjalan.

Read more...
Pemantauan

Inpres 4 Tahun 2011 tentang Percepatan Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Instruksi Kepada: Menteri Kabinet Indonesi Bersatu II, Sekretaris Kabinet, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota.

Read more...