Articles
Pemilu serentak yang digagas partai politik dan sedang dikaji oleh Presiden SBY merupakan langkah yang tepat dalam mengatasi berbagai persoalan, menghindari pemilih ganda, memudahkan pemilih dalam memberikan suaranya dan lebih efisien, karena dana yang dikeluarkan juga sekaligus termasuk dana sharing oleh pemerintah daerah.
Pemilu serentak 2010 merupakan pemilu serentak kedua, sedang pemilu serentak pertama terjadi pada tahun 2005-an lalu.
Namun nampaknya keinginan ini belum dapat terwujud karena berbagai kendala antara lain masih beragamnya akhir masa tugas para Kepala Daerah, belum ada payung hukumnya, APBD belum dianggarkan dan sebagainya, menjadikan pemilu serentak masih bersifat sebagian-sebagian.
Kita lihat saja pelaksanaan pilkada serentak beberapa tempat berikut:
-
Sumatera Barat, Pilkada 2010 untuk pemilihan serentak 14 kepala daerah dan wakil kepala daerah. Sebelumnya, pada tahun 2005 telah dilaksanakan 11 pilkada serentak di Sumbar.
-
Tiga kabupaten di Riau akan menggelar pemilihan umum kepala daerah secara serentak pada 7 April 2011, yaitu Kabupaten Siak, Rokan Hilir dan Kuantan Singingi "Sebelumnya, juga dilakukan Pilkada serentak yakni di Pelalawan dan Rokan Hulu yang berlangsung 16 Februari 2011.
-
Dalam 2 tahun,2007-2008, di Bali dilangsungkan 3 pilkada, yaitu pilkada Buleleng tahun 2007, pilkada Gianyar tahun 2007 dan Pilgub Bali tahun 2008. Sedangkan tahun 2010, tepatnya Mei 2010 pilkada di lima kabupaten/kota di Bali berlangsung serentak. untuk Kepala daerah di Denpasar, Badung, Tabanan, Bangli dan Karangasem.
Dari sisi manajemen, kondisi ini sudah merupakan masalah, terutama berkaitan dengan masalah perencanaan pembangunan, bagaimana sinergi perencanaan, penyusunan Visi Misi sampai penyusunan program akan sejalan antara pemerintah Pusat dan daerah jika awal pemerintahan Pusat dan daerah belum sejalan.
Semoga tetap menjadi perhatian para pemikir bangsa.
Democracy, still learning