Lingkungan Pengendalian

COSO IC Integrated Framework

Integrated Framework

Salah satu komponen pertama dari kerangka COSO Internal Control Integrated Framework adalah Pengendalian Lingkungan. Lingkungan Pengendalian dapat diartikan sebagai tone of organization. Pengendalian Lingkungan ini menjadi bagian terpenting dari unsur-unsur yang ada. Untuk download COSO integrated Framework, klik link berikut.

Read more...
Unsur Pengendalian Intern
Penilaian Risiko
  • Identifikasi Risiko atas 'Kebangkrutan Pemda'

    Banda Aceh, Kompas - Kebangkrutan anggaran di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebabkan tiga hal, yaitu terlalu gemuknya birokrasi, mismanajemen, dan tekanan politik lokal. Pada saat yang sama, daerah-daerah gagal meningkatkan pendapatan asli daerah untuk menutup kebutuhan anggarannya. Tak mengherankan, banyak daerah yang berutang kepada pihak ketiga karena keuangan mereka bangkrut. (Cetak.Kompas.com, 29 Maret 2011).

    Read more...

Galeri

lampuuk4.jpg
free web site traffic and promotion

Login Form

Google Search

Loading

Identifikasi Risiko atas 'Kebangkrutan Pemda'

Banda Aceh, Kompas - Kebangkrutan anggaran di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebabkan tiga hal, yaitu terlalu gemuknya birokrasi, mismanajemen, dan tekanan politik lokal. Pada saat yang sama, daerah-daerah gagal meningkatkan pendapatan asli daerah untuk menutup kebutuhan anggarannya. Tak mengherankan, banyak daerah yang berutang kepada pihak ketiga karena keuangan mereka bangkrut. (Cetak.Kompas.com, 29 Maret 2011).

Sebagai catatan, tidak seperti daerah lain, di Provinsi Aceh, titik berat otonomi ada di tingkat provinsi. sehingga ada ketergantungan kabupaten/kota terhadap provinsi yang cukup besar. Tapi baiklah coba kita uji dengan daftar berikut ini:

1
Pimpinan Instansi Pemerintah menggunakan metodologi identifikasi risiko yang sesuai untuk tujuan Instansi Pemerintah dan tujuan pada tingkatan  kegiatan secara komprehensif. Hal-halyang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
 Komentar
a Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan peringkat risiko relatif secara terjadwal dan berkala. Tidak dibuat
b Cara suatu risiko diidentifikasi, diperingkat, dianalisis, dan diatasi telah dikomunikasikan kepada pegawai yang berkepentingan. Tidak dibuat
c Pembahasan identifikasi risiko dilakukan pada rapat tingkat pimpinan   Instansi Pemerintah. Tidak dibuat, Apalagi jika justru Kepala daerah yang membuat masalah
d Identifikasi risiko merupakan bagian dari prakiraan rencana jangka pendek dan jangka panjang, serta rencana strategis. Tidak dibuat
e Identifikasi risiko merupakan hasil dari pertimbangan atas temuan audit,  hasil evaluasi, dan penilaian lainnya. Tidak dibuat
f Risiko yang diidentifikasi pada tingkat pegawai dan pimpinan tingkat  menengah menjadi perhatian pimpinan Instansi Pemerintah yang lebih tinggi. Tidak dibuat
     
2 Risiko dari faktor eksternal dan internal diidentifikasi dengan menggunakan mekanisme yang memadai. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:  
b Risiko yang timbul dari perubahan kebutuhan atau harapan badan legislatif,  pimpinan Instansi Pemerintah, dan masyarakat sudah dipertimbangkan. Sejak penetapan APBD sudah terlihat resikonya
c Risiko yang timbul dari peraturan perundang-undangan baru sudah diidentifikasi. Kenaikan gaji pegawai dan lain-lain
d Risiko yang timbul dari bencana alam, tindakan kejahatan, atau tindakan terorisme sudah dipertimbangkan. Dicadangkan terlalu kecil
e Identifikasi risiko yang timbul dari perubahan kondisi usaha, politik, dan ekonomi sudah dipertimbangkan.. Tidak dibuat
f Risiko yang timbul dari rekanan utama sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
g Risiko yang timbul dari interaksi dengan Instansi Pemerintah lainnya dan pihak di luar pemerintahan sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
h Risiko yang timbul dari pengurangan kegiatan dan pengurangan pegawai Instansi Pemerintah sudah dipertimbangkan. Tidak ada efisiensi pegawai (lihat 7.p)
i Risiko yang timbul dari rekayasa ulang proses bisnis (business process reengineering) atau perancangan ulang proses operasional sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
j Risiko yang timbul dari gangguan pemrosesan sistem informasi dan tidak tersedianya sistem cadangan sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
k Risiko yang timbul dari pelaksanaan program yang didesentralisasi sudah diidentifikasi. Tidak dibuat
l Risiko yang timbul dari tidak terpenuhinya kualifikasi pegawai dan tidak  adanya pelatihan pegawai sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
m Risiko yang timbul dari ketergantungan terhadap rekanan atau pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan penting Instansi Pemerintah sudah diidentifikasi. Tidak dibuat
n Risiko yang timbul dari perubahan besar dalam tanggung jawab pimpinan Instansi Pemerintah sudah diidentifikasi. Tidak dibuat
o Risiko yang timbul dari akses pegawai yang tidak berwenang terhadap aset yang rawan sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
p Risiko yang timbul dari kelemahan pengelolaan pegawai. Pembinan pegawai berada di Pusat. Daerah tidak bisa berbuat banyak
q Risiko yang timbul dari ketidaktersediaan dana untuk pembiayaan program baru atau program lanjutan sudah dipertimbangkan. Program lama maupun baru berisiko, karena anggaran tidak mencukupi
     
3 Penilaian atas faktor lain yang dapat meningkatkan risiko telah dilaksanakan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:  
a Risiko yang timbul dari kegagalan pencapaian misi, tujuan, dan sasaran masa lalu atau keterbatasan anggaran sudah dipertimbangkan. Tidak dibuat
b Risiko yang timbul dari pembiayaan yang tidak memadai, pelanggaran penggunaan dana, atau ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang- undangan di masa lalu sudah dipertimbangkan.

Terjadi deal eksekutif legislatif akhirnya besar pasak dari pada tiang.

Target PAD ditetapkan tidak berdasar Audit Optimalisasi Pendapatan Daerah (OPAD)

c Risiko melekat pada misi Instansi Pemerintah, program yang komplek dan penting, serta kegiatan khusus lainnya sudah diidentifikasi. Tidak dibuat
     
4 Risiko Instansi Pemerintah secara keseluruhan dan pada setiap tingkatan kegiatan penting sudah diidentifikasi. Tidak dibuat

 

 

 

Tanah di Jatisrono dengan Lokasi Strategis dijual tanpa perantara

 
Info nutrisi sehat via mobile phones

Penting bagi Anda dan keluarga tercinta

 

Browse this website in:

Related articles

Kegiatan Pengendalian

Gambaru (bukan gambar unik)

Iseng-iseng searching gambaru..eh dapetnya gambar unik, bukan ini yang saya cari. Judul Artikel Japanesse Gambaru yang ditulis oleh © Joseph S. Spence, Sr., pada tanggal 16 agustus 2009 di ezinearticles.com ini kembali ramai dibicarakan orang pasca musibah gempa dan tsunami di Sendai Jepang, Jumat, 11 Maret 2011.

Read more...
Informasi dan komunikasi

Informasi

Pentingnya informasi barangkali tidak perlu diragukan lagi. Karena keinginan untuk menghasilkan informasi sesuai dengan yang diharapkan, instansi-instansi kini telah mengembangan sistem informasi. Kendala yang sering dijumpai biasanya terkait dengan after sales service yang tidak berjalan.

Read more...
Pemantauan

Inpres 4 Tahun 2011 tentang Percepatan Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Instruksi Kepada: Menteri Kabinet Indonesi Bersatu II, Sekretaris Kabinet, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota.

Read more...