Lingkungan Pengendalian

Guru dikerjai, murid dizalimi

Dunia pendidikan mulai memasuki tahap kerusakan yang cukup parah tatkala, Nilai  Ujian akhir Nasional (UAN) menjadi tolok ukur kelulusan siswa.  Kemudian berimbas pada tolok ukur kinerja seorang pendidik, kepala dinas maupun kepala daerah. Tak ayal lagi isu bocor membocor kunci jawabanpun beredar ramai hampir di seluruh media cetak maupun elektronik.

Read more...
Unsur Pengendalian Intern
Penilaian Risiko
  • Identifikasi Risiko atas 'Kebangkrutan Pemda'

    Banda Aceh, Kompas - Kebangkrutan anggaran di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebabkan tiga hal, yaitu terlalu gemuknya birokrasi, mismanajemen, dan tekanan politik lokal. Pada saat yang sama, daerah-daerah gagal meningkatkan pendapatan asli daerah untuk menutup kebutuhan anggarannya. Tak mengherankan, banyak daerah yang berutang kepada pihak ketiga karena keuangan mereka bangkrut. (Cetak.Kompas.com, 29 Maret 2011).

    Read more...
free web site traffic and promotion

Login Form

Google Search

Loading

Daftar Uji Kepemimpinan Yang Kondusif

Daftar uji berikut ini dimaksudkan untuk menilai apakah Instansi Pemerintah telah  menerapkan unsur Lingkungan Pengendalian secara baik sehingga dapat menunjang Sistem Pengendalian Intern dan manajemen yang sehat.

  1. KEPEMIMPINAN YANG KONDUSIF
1
Pimpinan Instansi Pemerintah memiliki sikap yang selalu  mempertimbangkan risiko dalam pengambilan keputusan.
Komentar
     
2 Pimpinan Instansi Pemerintah menerapkan manajemen berbasis kinerja.  
     
3 Pimpinan Instansi Pemerintah mendukung fungsi tertentu dalam penerapan  SPIP, antara lain pencatatan dan pelaporan keuangan, sistem manajemen  informasi, pengelolaan pegawai, dan pengawasan baik intern maupun ekstern. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:  
a Pimpinan Instansi Pemerintah menyelenggarakan akuntansi dan anggaran untuk pengendalian kegiatan dan evaluasi kinerja.  
b penyelenggara akuntansi yang didesentralisasi memiliki tanggung jawab membuat laporan kepada pejabat keuangan pusat.  
c penyelenggaraan manajemen keuangan, akuntansi dan anggaran  dikendalikan oleh pejabat pengelola keuangan sehingga terdapat  inkronisasi dengan barang milik negara.  
d Pimpinan Instansi Pemerintah menggunakan fungsi manajemen informasi  untuk mendapatkan data operasional yang penting dan mendukung upaya penyempurnaan sistem informasi sesuai perkembangan teknologi informasi. Komentar
e Pimpinan Instansi Pemerintah memberi perhatian yang besar pada pegawai operasional dan menekankan pentingnya pembinaan sumber daya manusia yang baik.  
f Pimpinan Instansi Pemerintah memandang penting dan merespon informasi hasil pengawasan.  
     
4 Perlindungan atas aset dan informasi dari akses dan penggunaan yang tidak sah.  
     
5 Interaksi yang intensif dengan pimpinan pada tingkatan yang lebih rendah.  
     
6 Pimpinan Instansi Pemerintah memiliki sikap yang positif dan responsif  erhadap pelaporan yang berkaitan dengan keuangan, penganggaran,  program, dan kegiatan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:  
a Pimpinan Instansi Pemerintah mengetahui dan ikut berperan dalam isu  penting pada laporan keuangan serta mendukung penerapan prinsip-  prinsip dan estimasi akuntansi yang konservatif.  
b Pimpinan Instansi Pemerintah mengungkapkan semua informasi keuangan, anggaran, dan program yang diperlukan agar kondisi kegiatan dan keuangan Instansi Pemerintah tersebut dapat dipahami sepenuhnya.  
c Pimpinan Instansi Pemerintah menghindari penekanan pada pencapaian  hasil-hasil jangka pendek.  
d Pegawai tidak menyampaikan laporan pencapaian target yang tidak tepat  atau tidak akurat.  
e Fakta tidak dibesar-besarkan dan estimasi anggaran tidak ditinggikan sehingga menjadi tidak wajar.  
     
7 Tidak ada mutasi pegawai yang berlebihan di fungsi-fungsi kunci, seperti  pengelolaan kegiatan operasional dan program, akuntansi atau  pemeriksaan intern, yang mungkin menunjukkan adanya masalah dengan  perhatian Instansi Pemerintah terhadap pengendalian intern. Hal-hal yang  perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:  
a tidak adanya mutasi pimpinan Instansi Pemerintah yang berlebihan yang  berkaitan dengan masalah-masalah pengendalian intern.  
b pegawai yang menduduki posisi penting tidak keluar (mengundurkan diri) dengan alasan yang tidak terduga.  
c adanya tingkat perputaran (turnover) pegawai yang tinggi yang dapat melemahkan pengendalian intern.  
d perputaran pegawai yang tidak berpola yang mengindikasikan kurangnya perhatian pimpinan Instansi Pemerintah terhadap pengendalian intern.  

 

 

Tanah di Jatisrono dengan Lokasi Strategis dijual tanpa perantara

 
Info nutrisi sehat via mobile phones

Penting bagi Anda dan keluarga tercinta

 

Browse this website in:

Related articles

Kegiatan Pengendalian

Gambaru (bukan gambar unik)

Iseng-iseng searching gambaru..eh dapetnya gambar unik, bukan ini yang saya cari. Judul Artikel Japanesse Gambaru yang ditulis oleh © Joseph S. Spence, Sr., pada tanggal 16 agustus 2009 di ezinearticles.com ini kembali ramai dibicarakan orang pasca musibah gempa dan tsunami di Sendai Jepang, Jumat, 11 Maret 2011.

Read more...
Informasi dan komunikasi

Informasi

Pentingnya informasi barangkali tidak perlu diragukan lagi. Karena keinginan untuk menghasilkan informasi sesuai dengan yang diharapkan, instansi-instansi kini telah mengembangan sistem informasi. Kendala yang sering dijumpai biasanya terkait dengan after sales service yang tidak berjalan.

Read more...
Pemantauan

Inpres 4 Tahun 2011 tentang Percepatan Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Instruksi Kepada: Menteri Kabinet Indonesi Bersatu II, Sekretaris Kabinet, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota.

Read more...