Pengembangan harta tak berwujud (intangible assets) sangat menentukan penciptaan value yang sustainable.

Pengembangan harta tak berwujud berupa human capital, information capital maupun organizational Capital yang dilakukan secara terpisah, bisa saja menghasilkan kinerja yang bagus ataupun prestasi, namun cenderung untuk meninggalkan penciptaan Value organisasi melalui internal business process.

Model yang seperti ini membutuhkan alignment dan integrasi yang baik.