Survival of the fittest pertama kali dideklarasikan oleh Herbert Spencer, dan bukan Charles Darwin sebagaimana dikenal orang selama ini.
Ungkapan itu sendiri pada dasarnya berarti bahwa siapa pun yang paling cocok untuk bertahan hidup, dalam situasi tertentu akan melakukannya, meskipun hanya dapat diterapkan pada situasi yang mendesak. Ada juga perdebatan pun muncul antara Survival of the fittest dengan natural selection. lalu apa hubungannya dengan korupsi..halah debat maning, atau sekalian saja hubungan korupsi dengan cara memikat pasangan.Survival of the fittest sering digunakan bersamaan dengan penggunaan istilah natural selection (seleksi alam), yang lebih disukai dan diterima secara luas dalam waktu yang lama, keduanya sebenarnya berbeda. Kebingungan antara dua istilah dapat terjadi misalnya fakta tentang kemampuan merak jantan memikat pasangan, semakin besar bulunya maka semakin mungkin mendapat pasangan selanjutnya untuk mereproduksi..
Fakta selanjutnya, bahwa mereka yang memiliki bulu yang lebih besar mungkin akan membuat gerakannya lebih lambat, dan karena itu lebih mungkin untuk terlihat dan tertangkap oleh predator. Jadi meskipun situas ini adalah proses seleksi, belum tentu berlaku untuk survival of the fittest.
Hal ini karena survival ofthe fittest hanya boleh digunakan untuk situasi tertentu, dan bukan untuk kelangsungan hidup yang lebih luas dari suatu spesies. Seleksi alam di sisi lain lebih mengacu pada ciri-ciri warisan yang membuat individu dapat bertahan.
Kalo situasi ini dikaitkan dengan Korupsi, baik Survival of the fittest maupun natural selection tentu sangat jauh, namun lebih terkait dengan pengendalian intern yang lemah. Survival of the fittest lebih cocok terjadi pada Mafia wars.
dioalah dari http://www.helium.com