Disuatu perkampungan yang jarang penduduknya hiduplah seorang nenek yang sudah tua renta. Pekerjaannya mencari kayu bakar untuk dijual sebagai penutup kebutuhan hidupnya. Pada suatu hari nenek yang tersebut tersesat disebuah hutan. Sudah kesana-kemari mencari jalan keluar namun nenek tersebut belum berhasil juga keluar dari hutan tersebut.
Kebetulan ada seorang pemburu yang melewati hutan tersebut, hampir saja nenek itu ditembaknya. Tapi sekilas cahaya membantu menyelamatkan nyawa si nenek. Seketika itu si pemburu segera menghampiri nenek tersebut dan menanyakannya,” Nek, sebenarnya tujuan nenek ini mau kemana?, “Tidak tahu”. Jawab si nenek.
Mendengar itu si pemburu langsung saja ngacir meninggalkan hutan tersebut dan meninggalkan nenek itu sendirian. Sesampainya di rumah, berceritalah sipemburu itu tentang kejadian dihutan tadi. Mendengar cerita itu, terkejutlah si istri pemburu dan langsung mendamprat suaminya. “ Dasar nggak tahu belas kasihan, ada nenek ditinggal sendirian dihutan!”
Si pemburupun hanya tersenyum dan berkata, “Untuk apa aku harus menolong seseorang yang nggak memiliki tujuan, saya pernah membaca buku, kalau orang tidak memiliki tujuan, berarti dia tidak memiliki risiko, kalau nggak salah, buku itu tentang pengendalian intern” Si istri tambah marah,” Ah..omong kosong dengan pengendalian intern!!!” “Cepat balik lagi ke hutan sana, siapa tahu nenek itu masih di sana.”
Dengan mengajak beberapa orang, si pemburu itupun mencari si nenek itu dihutan. Sesampainya disana ternyata si nenek itu masih ada dihutan . Nampak nenek itu duduk santai dibawah pohon. Bertanyalah si pemburu tadi, “Nek, kenapa nenek kelihatan tenang-tenang saja, bukankah nenek sedang tersesat?”
Nenek pun menjawab,” kalau aku bilang tidak punya tujuan, kenapa kalian menganggapku tersesat?”
“Kok bisa sih nek, orang hidup masak nggak punya tujuan? Pemburu pun penasaran. Nenek pun tersenyum dan menasehati, “Kalo ada orang bingung dalam menjawab pertanyaan tentang tujuan, bantulah orang itu mendefinisikan tujuan, jangan langsung ditinggal, itu yang dulu pernah saya baca, kalo nggak salah, buku tentang pengendalian intern.