Cak Bro
Sebuah perusahaan pastilah tidak akan menghubungkan output berupa jumlah produksinya dalam mencapai sasaran merebut pangsa pasar produk tertentu. Slogan dalam dunia pemasaran,
“produksilah apa yang bisa anda jual” bukan "juallah apa yang bisa anda produksi".
Untuk itu perusahaan tersebut akan mencari apa sebenarnya faktor yang paling berpengaruh dalam mencapai sasarannya. Salah satunya dengan mengembangkan performance driver berupa matrik Time, Quality, Price (TQP) yang dianggap menentukan keberhasilan pada pencapaian sasaran.
Apa sebenarnya Performance driver itu?
Performance driver (PD) bisa dikatakan sebagai pemicu tercapainya outcome. PD ini biasanya berupa output ultimate. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa output pun bertingkat dari immediate, intermediate maupun ultimate.
Apa akibatnya jika PD ini tidak dibuat?
Pengukuran outcome tanpa performance driver, menunjukkan tidak adanya komunikasi bagaimana suatu outcome dapat dicapai. Sebaliknya jika performance driver sudah dilaksanakan, namun outcome belum tercapai juga, ini memberikan sinyal bahwa kemungkinan strategi yang diterapkan sudah tidak lagi memadai.
Misalnya untuk mencapai outcome yang diharapkan, para pegawai dan manajer telah menjalankan performace driver tersebut, misalnya memperbaharui keahlian SDM, penyediaan sistem informasi, pengembangan produk/jasa baru, namun penjualan masih kurang menggembirakan…ini adalah sebuah signal tentunya.
Performance driver diinstansi pemerintah
Begitu juga diinstansi-instansi pemerintah, dari pedoman penyusunan dokumen perencanaan yang dibuat oleh kementerian terkait, masih jarang yang mengetengahkan performance driver ini.Sehingga masih sulit menghubungkan antara sasaran stratejik, yang notabene berindikator minimal outcome dengan indikator output-nya.
Bisa saja terjadi, nantinya dibuat keterhubungan antara output berupa “jumlah gedung sekolah yang dibangun” dengan indikator outcome “mencerdaskan kehidupan bangsa” atau” jumlah peserta yang mendapat pelatihan tertentu” yang dihubungkan dengan “pemerintahan yang bersih”.
Walaupun hal tersebut sebenarnya bisa dihubungkan, namun masih banyak missing link nya atau bisa juga dikatakan meninggalkan lubang yang cukup dalam.
